Jumat, 21 April 2017

Semu



Seperti ribuan bunga yang tumbuh di tanah tandus. Merindukan datangnya hujan untuk sejukan tangkai dan mekarnya bunga. Seperti hati yang merindukan kasih, sayang, dan perhatian.  Yang hingga kini masih terus kesepian..
Aku bagai seorang wanita yang masih sendiri. KeAcuhan dari dirinya membuat hati ini tak pernah lagi merasakan indahnya dicintai. Aku hanya manusia yang sudah tak lagi dia hiraukan. Lama lama aku seperti mati rasa.
Jauh.. yaa aku akan menjauh. Mencintai dan mengharapmu bagiku hanyalah hal semu yang tak akan membuat kedepan lebih baik. Aku akan terus tersakiti dan kau kecewakan. Sendiri untuk menanti yang pasti itu yang akan kulakukan sekarang ini.

Hawa



Hawa adalah makhluk yang diciptakan dari tulang rusuk manusia yang pertama kali diciptakan Allah yaitu Adam.  Diciptakannya Hawa karna untuk menjadikan kawan sekaligus pendamping Adam di Surga. Itulah kodrat yang Allah berikan kepada manusia sejak diciptakannya Adam. Bahwa manusia butuh pendamping. Itupun telah menjadi takdir Allah untuk setiap pendamping yang akan menjadi jodohnya kelak. Yang terbaik buat kita belum tentu baik dihadapan Allah. Begitupun sebaliknya. Namun pilihan Allah tentu yang terbaik.
Setiap manusia tak ada yang tau kapan takdirnya akan terwujud. Seperti  halnya, masalah jodoh ini. Yang terpenting doa dan ikhtiar agar segera dipertemukan. Banyak manusia khususnya kaum hawa yang mulai merisaukan masalah ini apalagi ketika usianya mulai menginjak kepala dua. Bincangan orang yang mulai membuat hidupnya serasa ingin bergi jauh agar tak dengarkan lagi pertanyaan yang tak mampu memberi  jawaban.
Menanti datangnya seorang  laki-laki yang akan meminang itulah kesabaran yang sekarang ini harus dijalani. Yang terpenting menikah bukanlah sebuah ajang untuk menajadi yang tercepat. Karena Allah lebih tau kesiapan masing masing hambanya.
Semoga Allah senantiasa mempertemukan kita kaum hawa dengan  jodoh seorang laki laki yang sholeh,baik, serta  menjadi sahabat untuk hidup di dunia hingga akhirat.  Aamiin.